Popular Posts

Widget by Blogger Buster

Popular Posting

Read more: http://template-tutorial.com/2009/06/popular-post-widget-for-blogger-blogs.html#ixzz0a09L4lPq

rss

About

Mari kita belajar apa saja..
Belajar tiada henti...
Sejak kita masih di ayunan,
Sampai kita akan masuk
ke liang lahat...

Friday, November 20, 2009

Ziddu - Get Paid To Upload Photos, Wallpapers, Pictures and Videos



Ziddu is a completely free file hosting which offer many great services and allow their members to earn and make money from their uploads. They gives user flexibility to create audio and video to share with other peoples. Unlike other free hosting Ziddu accepts parallel download so you don't have to wait for the countdown time to end anymore.

unlimited upload files.
file size limit is 200 MB per file.
file is keep 90 day after the last download.
No countdown time and allow multiple downloads.
Ziddu offers free accounts for all members. No premium accounts.

If your files are photos, video clips or songs. They will show preview of your files and if someone click to enlarge your photos, play your video files or listen to your songs. You will get 1 download count.

Minimum payout is $10 per 10000 downloads.

Ziddu have email option that enable user to send download links to their friends.
have IP per file per day restriction so one person per download per day will get the download count.

Payment
Ziddu pay you by PayPal or Money Bookers. You will have to wait for 40 days before your receives your payment. you'll be able to withdraw you revenue after your earning reaches $10.
How to make money with ziddu - step by step registration guide

1) Go to Ziddu website Here.
2) Fill in your name, email, password, verify code, tick on I agree terms and conditions then click the submit button.
3) After registeration you can login to your account at login page.
4) After you login go to payment settings as shown below.
5) At payment details choose PayPal or Money Bookers.
6) To upload files go to MyFiles.
7) You can either upload a single file or multiple files.
8) After you have completely uploaded your files to their server you will get link which look like the one below.
9) Now all you have to do is promote this link to where peoples are heavily spotted and watch money pouring in to you account !.

Upload files and get paid now !

Read More..

Download Aplikasi Islami



** APLIKASI ISLAMI **



1. Alqur'an Digital
Sofware ini kamu bisa baca qur'an dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia dari layar komputer.
Aplikasinya sederhana dan enak dibaca.
silahkan download disini

2. Hadis Web
Aplikasi ini memungkinkan kita belajar hadis dan beberapa bagian lagi tentang islam
Download disini

3. Shollu
kumandangkan azan tepat waktu dari komputermu sekarang...
download disini Read More..

Download E-Book



Download buku-buku yang bisa digunakan untuk belajar. Silahkan unduh (download) secara free (gratis) disini...
- Belajar Ms Access --> (download)
- Belajar PLC (Programmable Logic Controller) --> download


untuk download e-book lain bisa kunjungi website http://www.ninafkoe.wordpress.com/ Read More..

Amal yang Tetap Bermakna

Amal yang Tetap Bermakna

(KH. Abdullah Gymnastiar)



Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi

perbuatan tersebut merupakan tanda-tanda keikhlasannya belum sempurna.

Karena aktivitas ibadah yang dilakukan secara temporal tiada lain, ukurannya

adalah urusan duniawi. Ia hanya akan dilakukan kalau sedang butuh, sedang

dilanda musibah, atau sedang disempitkan oleh ujian dan kesusahan,

meningkatlah amal ibadahnya. Tidak demikian halnya ketika pertolongan ALLOH

datang, kemudahan menghampiri, kesenangan berdatangan, justru kemampuannya

bersenang-senang bersama ALLOH malah menghilang.





Bagi yang amalnya temporal, ketika menjelang pernikahan tiba-tiba saja

ibadahnya jadi meningkat, shalat wajib tepat waktu, tahajud nampak khusu,

tapi anehnya ketika sudah menikah, jangankan tahajud, shalat subuh pun

terlambat. Ini perbuatan yang memalukan. Sudah diberi kesenangan, justru

malah melalaikan perintah-Nya. Harusnya sesudah menikah berusaha lebih gigih

lagi dalam ber-taqarrub kepada ALLOH sebagai bentuk ungkapan rasa syukur.



Ketika berwudhu, misalnya, ternyata disamping ada seorang ulama yang cukup

terkenal dan disegani, wudhu kita pun secara sadar atau tidak, tiba-tiba

dibagus-baguskan. Lain lagi ketika tidak ada siapa pun yang melihat, wudhu

kitapun kembali dilakukan dengan seadanya dan lebih dipercepat.



Atau ketika menjadi imam shalat, bacaan Quran kita kadangkala

digetar-getarkan atau disedih-sedihkan agar orang lain ikut sedih. Tapi

sebaliknya ketika shalat sendiri, shalat kita menjadi kilat, padat, dan

cepat. Kalau shalat sendirian dia begitu gesit, tapi kalau ada orang lain

jadi kelihatan lebih bagus. Hati-hatilah bisa jadi ada sesuatu dibalik

ketidakikhlasan ibadah-ibadah kita ini. Karenanya kalau melihat amal-amal

yang kita lakukan jadi melemah kualitas dan kuantitasnya ketika diberi

kesenangan, maka itulah tanda bahwa kita kurang ikhlas dalam beramal.



Hal ini berbeda dengan hamba-hamba-Nya yang telah menggapai maqam ikhlas,

maqam dimana seorang hamba mampu beribadah secara istiqamah dan

terus-menerus berkesinambungan. Ketika diberi kesusahan, dia akan segera

saja bersimpuh sujud merindukan pertolongan ALLOH. Sedangkan ketika diberi

kelapangan dan kesenangan yang lebih lagi, justru dia semakin bersimpuh dan

bersyukur lagi atas nikmat-Nya ini.



Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas beramalnya dalam kondisi

ada atau tidak ada orang yang memperhatikannya adalah sama saja. Berbeda

dengan orang yang kurang ikhlas, ibadahnya justru akan dilakukan lebih bagus

ketika ada orang lain memperhatikannya, apalagi bila orang tersebut

dihormati dan disegani.



Sungguh suatu keberuntungan yang sangat besar bagi orang-orang yang ikhlas

ini. Betapa tidak? Orang-orang yang ikhlas akan senantiasa dianugerahi

pahala, bahkan bagi orang-orang ikhlas, amal-amal mubah pun pahalanya akan

berubah jadi pahala amalan sunah atau wajib. Hal ini akibat niatnya yang

bagus.



Maka, bagi orang-orang yang ikhlas, dia tidak akan melakukan sesuatu kecuali

ia kemas niatnya lurus kepada ALLOH saja. Kalau hendak duduk di kursi

diucapkannya, "

Bismilahirrahmanirrahiim, ya ALLOH semoga aktivitas duduk ini menjadi amal

kebaikan". Lisannya yang bening senantiasa memuji ALLOH atas nikmatnya

berupa karunia bisa duduk sehingga ia dapat beristirahat menghilangkan

kepenatan. Jadilah aktivitas duduk ini sarana taqarrub kepada ALLOH.



Karena banyak pula orang yang melakukan aktivitas duduk, namun tidak

mendapatkan pertambahan nilai apapun, selain menaruh [maaf!] pantat di

kursi. Tidak usah heran bila suatu saat ALLOH memberi peringatan dengan

sakit ambaien atau bisul, sekedar kenang-kenangan bahwa aktivitas duduk

adalah anugerah nikmat yang ALLOH karuniakan kepada kita.



Begitupun ketika makan, sempurnakan niat dalam hati, sebab sudah seharusnya

di lubuk hati yang paling dalam kita meyakini bahwa ALLOH-lah yang memberi

makan tiap hari, tiada satu hari pun yang luput dari limpahan curahan

nikmatnya.



Kalau membeli sesuatu, perhitungkan juga bahwa apa yang dibeli diniatkan

karena ALLOH. Ketika membeli kendaraan, niatkan karena ALLOH. Karena menurut

Rasulullah SAW, kendaraan itu ada tiga jenis, 1) Kendaraan untuk ALLOH, 2)

Kendaraan untuk setan, 3) Kendaraan untuk dirinya sendiri. Apa cirinya?

Kalau niatnya benar, dipakai untuk maslahat ibadah, maslahat agama, maka

inilah kendaraan untuk ALLOH. Tapi kalau sekedar untuk pamer, ria, ujub,

maka inilah kendaraan untuk setan. Sedangkan kendaraan untuk dirinya

sendiri, misakan kuda dipelihara, dikembangbiakan, dipakai tanpa niat, maka

inilah kendaran untuk diri sendiri.



Pastikan bahwa jikalau kita membeli kendaraan, niat kita tiada lain hanyalah

karena ALLOH. Karenanya bermohon saja kepada ALLOH, "Ya ALLOH saya butuh

kendaraan yang layak, yang bisa meringankan untuk menuntut ilmu, yang bisa

meringankan untuk berbuat amal, yang bisa meringankan dalam menjaga amanah".

Subhanallah bagi orang yang telah meniatkan seperti ini, maka, bensinnya,

tempat duduknya, shockbreaker-nya, dan semuanya dari kendaraan itu ada dalam

timbangan kebaikan, insya ALLOH. Sebaliknya jika digunakan untuk maksiyat,

maka kita juga yang akan menanggungnya.



Kedahsyatan lain dari seorang hamba yang ikhlas adalah akan memperoleh

pahala amal, walaupun sebenarnya belum menyempurnakan amalnya, bahkan belum

mengamalkanya. Inilah istimewanya amalan orang yang ikhlas. Suatu saat hati

sudah meniatkan mau bangun malam untuk tahajud, "Ya ALLOH saya ingin

tahajud, bangunkan jam 03. 30 ya ALLOH". Weker pun diputar, istri diberi

tahu, "Mah, kalau mamah bangun duluan, bangunkan Papah. Jam setengah empat

kita akan tahajud. Ya ALLOH saya ingin bisa bersujud kepadamu di waktu

ijabahnya doa". Berdoa dan tidurlah ia dengan tekad bulat akan bangun

tahajud.





Sayangnya, ketika terbangun ternyata sudah azan subuh. Bagi hamba yang

ikhlas, justru dia akan gembira bercampur sedih. Sedih karena tidak kebagian

shalat tahajud dan gembira karena ia masih kebagian pahalanya. Bagi orang

yang sudah berniat untuk tahajud dan tidak dibangunkan oleh ALLOH, maka

kalau ia sudah bertekad, ALLOH pasti akan memberikan pahalanya. Mungkin

ALLOH tahu, hari-hari yang kita lalui akan menguras banyak tenaga. ALLOH

Mahatahu apa yang akan terjadi, ALLOH juga Mahatahu bahwa kita mungkin telah

defisit energi karena kesibukan kita terlalu banyak. Hanya ALLOH-lah yang

menidurkan kita dengan pulas.



Sungguh apapun amal yang dilakukan seorang hamba yang ikhlas akan tetap

bermakna, akan tetap bernilai, dan akan tetap mendapatkan balasan pahala

yang setimpal. Subhanallah. ***


Read More..

Bergama Itu Mudah

Bergama Itu Mudah

Oleh Hery Sucipto

Aisyah ra bertutur bahwa nabi saw pernah melakukan suatu amalan yang memperlihatkan kemurahan (agama) di dalamnya, dan ada beberapa orang yang menolak melakukannya. Ketika hal itu sampai kepada nabi saw, beliau pun berkhotbah. Sabdanya setelah memuji Allah, ''Mengapa ada orang-orang yang menolak sesuatu yang aku sendiri melakukannya? Demi Allah, sesungguhnya aku lebih tahu tentang Allah dan lebih takut kepada-Nya daripada mereka.''
Menurut Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, ''Hadis ini mengandung anjuran untuk mengikuti jejak nabi saw dan larangan memberat-beratkan ibadah serta kecaman terhadap sikap menolak melakukan sesuatu yang mubah hanya karena ragu-ragu tentang kemubahannya...''
Dari banyak hadits diketahui bahwa nabi saw memang tidak hanya menegaskan kemudahan agama, tetapi juga mencontohkan dan menganjurkan untuk tidak memberat-beratkan agama. Barangkali ini termasuk juga dalam pengertian salah satu ciri nabi saw, ''bilmukminiin rauufun rahiem'' --''kepada orang-orang yang beriman penuh belas kasih''-- (QS 48:29).
Kita mesti bersyukur bahwa penganugerahan Islam sebagai agama rahmat bagi semesta alam serta pendeklarasian Islam sebagai agama terakhir dari Allah memiliki karakteristik khusus, sebagaimana ditegaskan hadits nabi tersebut. Sebut saja, misalnya, ayat bahwa ''Allah tidak membebani seseorang (melakukan perintahnya) kecuali yang ia mampu'' dalam surat Albaqarah. Jelas ayat ini justru menginginkan amalan suatu hamba sejauh dia mampu, tanpa dipaksa-paksakan untuk ''mampu''.
Dalam masyarakat kita dewasa ini ada semacam kecenderungan di kalangan kaum Muslimin untuk memberat-beratkan agama secara umum dan ibadah secara khusus. Ini suatu sikap yang seringkali malah melahirkan kendala berat bagi terwujudnya ukhuwwah, bahkan dapat mengurangi citra rahmah dan keramahan Islam. Apakah ini hasil dari reaktualisasi pemahaman agama karena meningkatnya kehati-hatian, atau justru karena kekurangpahaman terhadap ajaran agama itu sendiri?
Hadits Aisyah tersebut menyiratkan bahwa kemudahan tidak harus bertentangan dengan kehati-hatian dan ketakwaan. Bahkan kemudahan yang selaras dengan perilaku nabi saw tentu termasuk bagian dari kehati-hatian atau ketakwaan.

Read More..

Saturday, November 7, 2009

Kajian Kitab AL-HIKAM 1-29

Bismillahirrahmaanirrahiim



Kajian Kitab AL-HIKAM

Bab I-29





Penjelasan tentang

SAMPAIKAN HAJATMU HANYA KEPADA ALLAH







"Jangan mencoba menyampaikan hajatmu selain

Allah. Dia adalah Zat yang memberikan hajatmu,

tidak mungkin kepada selain Allah hajatmu dite-

rima, padahal Allah Ta'ala adalah pemilik dan

pengatur semua hajat manusia. Orang yang tak

mampu melenyapkan keperluan untuk dirinya, ba-

gaimana ia akan mampu tidak memerlukan orang

lain."





Apabila Allah Swt. menghendaki meluluskan keperluanmu,

atau menurunkan rahmat pemberian untukmu, maka engkau

akan menerimanya, tak seorang pun yang mampu menahan-

nya. Demikian pula apabila Allah Ta'ala bermaksud me-

nahan pemberian-Nya kepadamu, maka pasti itu terjadi,

siapa pun tidak akan mampu meniadakan kehendak Allah

itu.



Dengan tegas ditolak oleh syariat Islam, apabila ada

muslim yang bermohon keperluannya, baik yang bersifat

duniawi, ataupun yang bersifat ukhrawi, kepada yang

bukan Allah. Permohonan kepada yang bukan Allah, sama

halnya dilaksanakan secara terang-terangan atau secara

samar-samar, termasuk ke dalam perbuatan meminta perto-

longan kepada yang bukan Allah. Perbuatan seperti ini

dinamakan syirik. Apalagi kalau perbuatan syirik ini

dibiasakan karena takut, karena resah gelisah, atau ka-

rena mempunyai keinginan agar cepat terlaksana. Me-

nyampaikan hajat seseorang dengan membiasakan diri de-

ngan sengaja maupun tidak, selain hukumnya syirik, ia

sudah melibatkan dirinya ke dalam perbuatan khurafat,

kotor dan menipu diri sendiri serta orang lain. Per-

buatan khurafat lalu menjadi syirik, disebabkan jiwa

manusia dan pengetahuan seseorang kosong dari penger-

tian iman yang sebenarnya. Perbuatan seperti ini di-

lakukan oleh orang-orang jahil dan dungu, karena akal-

nya tidak berperanan dan imannya kosong dari akidah

yang murni. Mendatangai kuburan yang dianggap keramat,

atau kuburan orang-orang tua yang semasa hidupnya alim

dan saleh, atau kuburan Kiai yang semasa hidupnya memi-

liki kemampuan rohani dan makrifat kepada Allah yang

tinggi, dan yang serupa dengan itu, sangat baik, apa-

bila perbuatan ini, bermaksud ziarah untuk memanjatkan

doa kehadirat Allah, bagi yang ada di dalam kubur itu

hukumnya sunat.




Akan tetapi apabila menziarahkan kuburan seperti itu

dengan maksud menyampaikan hajat dari peziarah untuk

keperluan pribadinya atau orang lain, maka perbuatan

seperti ini hukumnya haram, karena perbuatannya ter-

masuk mensyerikat Allah. Termasuk dalam perilaku se-

perti ini, sama dengan perilaku menyembah berhala, ka-

rena menempatkan benda mati sebagai tempat bersandar

dan tempat meminta selain Tuhan, berpengertian menem-

patkan kuburan itu sebagai Tuhan, atau benda-benda ser-

ta adat dan tradisi yang serupa dengan itu, tempat me-

nyampaikan hajat manusia.



Agama Islam mengatur hubungan abid dengan ma'bud (ma-

nusia sebagai hamba dengan Allah yang disembah), de-

ngan ketentuan yang sudah dibakukan dalam akidah Islam

(Aqaid), sesuai dengan wahyu Allah (Al Quran dan Sunah

Nabi Muhammad Saw.).



Mengapa hajat kita dimintakan kepada benda-benda mati,

atau kepada makhluk yang sama sekali tidak mampu meno-

long dirinya sendiri? Adalah sangat mustahil, sesuatu

yang bukan Allah Rabbul Alamin bisa merubah nasib ma-

nusia, dan mengabulkan hajat yang diinginkan padahal

benda atau tempat yang kita minta, tidak abadi, sewak-

tu-waktu rusak, atau berkarat, atau hilang, atau beru-

bah bentuk karena telah tua. Allah Jalla Jalaluh,

Yang Maha Mulia dan Maha Agung tidak bersifat seperti

itu.



Agama Islam dan syariatnya menolak anggapan bahwa roh

orang yang mati sanggup mengabulkan permintaan orang

yang hidup, dan mengajaknya berdialog, atau kadang-

kadang menyelusup ke dalam diri seseorang. Perbuatan

seperti ini jelas-jelas berlawanan dengan akidah dan

Tauhid Islam. Ajaran seperti ini berasal dari ajaran

Hindu dan Kristen, adanya keserupaan dan inkarnasi.

Mendekati Allah seperti ini selain sesat, juga menye-

satkan.



Pada dasarnya semua perilaku seperti yang sudah dise-

but di atas, termasuk menipu diri sendiri dan menipu

orang lain, serta sangat menyesatkan, karena membuat

orang menjadi bodoh. Oleh karena itu ingat kembali,

ungkapan dari Syek Ahmad Ataillah agar menyampaikan

hajat diri kita semata-mata kepada Allah, jangan ke-

pada yang bukan Allah. Jangan tertipu oleh kehebatan

manusia atau benda dan makhluk lainnya, lalu kita me-

ngikutinya dan menempatkannya sebagai tempat bergan-

tung dan menyampaikan hajat kita.



*****

___________________________________________________________



Mutu Manikam Dari Kitab Al Hikam

Judul Asli : Al Hikam

Karya : Syekh Ahmad bin Muhammad Atailah

Pensyarah : Syekh Muhammad bin Ibrahim Ibnu 'Ibad

Penyadur : Djamal'uddin Ahmad Al Buny

Ikhtisar & Penyunting :

Abu Hakim, Kartowiyono Lc.,

Husin Abdullah

Penerbit : Mutiara Ilmu - Surabaya
Read More..

Belajar Ms Access

Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita membuat sebuah aplikasi


database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasiaplikasi

yang kecil. Misalnya Program untuk Kasir di koperasi, penjualan untuk toko.

Sebelum mulai belajar jangan lupa berdoa dulu kemudian Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat menguasainya.

Microsoft Access itu gampang dan mudah dipelajari. Kuatkan keyakinan pada diri anda bahwa anda dapat menguasainya.

Di Microsoft Access ada bagian apa aja sih.

a. Table digunakan untuk menyimpan data

b. Query digunakan untuk memanipulasi data

c. Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data,

menambah data dll.

d. Report digunakan untuk membuat laporan

e. Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi.

f. Switchboard

Read More..